KAI Tegaskan Akuntabilitas Pemanfaatan BBM Subsidi

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi bahwa pemanfaatan BBM subsidi sepanjang tahun 2025 dikelola dengan akuntabilitas yang tinggi. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung layanan transportasi publik dan logistik nasional secara efektif dan transparan.

Dalam pernyataan resmi, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa prinsip Good Corporate Governance (GCG) menjadi landasan utama dalam perencanaan, penggunaan, dan pengawasan BBM subsidi. Pendekatan ini dirancang agar setiap pemanfaatan energi bersubsidi tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta perekonomian.

Sepanjang tahun 2025, KAI mencatat total pemanfaatan BBM subsidi sebesar 212.553.184 kiloliter. Rinciannya mencakup 189.517.190 liter untuk kereta api penumpang, 15.312.014 liter untuk angkutan peti kemas, dan sisanya untuk berbagai jenis angkutan lainnya. Angka ini mencerminkan pengelolaan energi yang seimbang antara layanan publik dan dukungan terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Kinerja penumpang KAI juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, meningkatkan dari 51.839.503 pelanggan pada tahun 2024 menjadi 55.620.561 pelanggan pada 2025. Dari total pelanggan, 17.644.768 di antaranya menggunakan layanan Public Service Obligation (PSO), yang mencakup KA Jarak Jauh dan KA Lokal.

KAI berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan BPH Migas serta menjaga kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan. Anne menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan BBM subsidi untuk mendukung tata kelola perusahaan yang baik, agar layanan tetap berdampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga  PPA Dukung Pemberdayaan Masyarakat Lewat UMK Spesial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *