Iran Siap Hadapi Pengerahan Kapal Induk AS di Timur Tengah

[original_title]

Jackiecilley.com – Iran menyatakan sikap tegasnya tidak takut terhadap pengerahan militer Amerika Serikat (AS), termasuk kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam sebuah forum di Teheran, di mana ia menegaskan bahwa Iran tidak akan menghentikan program pengayaan uranium dalam negosiasi dengan Washington.

Dalam konteks ini, Araghchi mengungkapkan kurangnya kepercayaan terhadap AS, sembari meragukan niat baik pemerintah Amerika dalam melanjutkan pembicaraan yang telah diperbarui. Ia menekankan pentingnya pengayaan uranium sebagai hak Iran dan menolak untuk dipaksa menghentikan aktivitas tersebut, bahkan jika ancaman perang datang dari AS.

“Tidak ada yang berhak mendikte perilaku kami,” tegasnya, seraya merujuk pada pengerahan militer yang dianggapnya tidak akan menakut-nakuti Iran. Pernyataan tersebut muncul terkait dengan kedatangan kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab, yang semakin meningkatkan ketegangan di kawasan.

Araghchi juga menyebutkan bahwa Iran saat ini sedang berkoordinasi dengan mitra strategis, yaitu China dan Rusia, untuk mendiskusikan perkembangan negosiasi yang tengah berlangsung. Ini menyusul pembukaan kembali dialog antara AS dan Iran di Oman pada hari Jumat, setelah periode ketegangan yang meningkat akibat konflik Israel dengan Iran pada bulan Juni tahun lalu.

Dengan situasi ini, pihak Iran menunjukkan keteguhan sikap, membuktikan bahwa mereka berencana untuk melanjutkan langkah-langkah dalam program nuklir meskipun ada ancaman dari negara adikuasa. Sebagai penutup, pernyataan tegas Iran mencerminkan ketahanan dan keinginan untuk melindungi hak-haknya di arena internasional.

Baca Juga  Pangdam dan Kapolda Berpartisipasi dalam Kerja Bakti di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *