Houthi Tembus Pertahanan Saudi, Ada Peran China di Baliknya

[original_title]

Jackiecilley.com – Kelompok Houthi di Yaman, yang mendapatkan dukungan dari Iran, tengah berupaya memproduksi rudal balistik canggih dengan menggandeng komponen yang diperoleh dari pemasok asal China. Informasi ini terungkap dalam laporan terbaru yang dipublikasikan oleh The Wall Street Journal.

Menurut temuan yang disampaikan oleh Conflict Armament Research (CAR), sebuah organisasi yang melakukan penelitian terhadap senjata dan rantai pasokannya, Houthi telah berhasil mendapatkan berbagai komponen yang diperlukan untuk mengembangkan versi rudal balistik berpemandu presisi Kheibar Shekan, yang merupakan teknologi Iran. Rudal yang tengah direncanakan oleh Houthi ini diperkirakan memiliki jangkauan mencapai sekitar 1.900 kilometer.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa penemuan ini didasarkan pada dua pengiriman yang berhasil dicegat oleh otoritas Yaman pada tahun 2025. Pengiriman tersebut berisi berbagai komponen rudal, termasuk suku cadang untuk motor roket, bodi rudal, dan sirip penstabil. Semua komponen ini diduga berasal dari penyedia di China, yang menunjukkan strategi Houthi untuk mendiversifikasi sumber pasokan senjata mereka dan mengurangi ketergantungan pada rudal utuh yang diproduksi Iran.

Langkah Houthi ini adalah bagian dari usaha yang lebih besar untuk meningkatkan kemampuan militernya di tengah konflik berkepanjangan di Yaman. Penambahannya terhadap arsenal rudal balistik berpotensi mengubah dinamika di wilayah tersebut, terutama terkait dengan keamanan Arab Saudi yang menjadi target potensial. Penemuan ini juga mengindikasikan peran China dalam penyediaan teknologi militer di kawasan yang sedang bergejolak.

Baca Juga  Bali Yakin Dapat Capai Target Tanpa Emisi Sebelum 2045

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *