Dilema Inggris: Menyeimbangkan Hubungan AS dan China

[original_title]

Jackiecilley.com – Dalam perkembangan baru, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kekhawatirannya mengenai hubungan bisnis Inggris dengan China. Pernyataan ini disampaikan bersamaan dengan kunjungan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer ke Shanghai, yang berlangsung baru-baru ini. Trump menilai bahwa menjalin kerja sama dengan China dapat menjadi “sangat berbahaya” bagi Inggris, menciptakan ketegangan diplomatik di antara negara-negara besar.

Sumber berita menyebutkan bahwa Trump bereaksi terhadap kesepakatan yang diumumkan setelah pertemuan Sir Keir dengan Presiden China, Xi Jinping. Menurut Trump, hubungan Inggris dengan China berpotensi menimbulkan risiko bagi keamanan dan stabilitas, mengingat latar belakang geopolitik yang kompleks antara kedua negara tersebut.

Dalam pernyataannya di pemutaran perdana film dokumenter mengenai istrinya, Melania Trump, Trump menyebut Xi sebagai “teman” dan menegaskan bahwa ia mengenal presiden China dengan baik. Namun, Menteri Bisnis Inggris, Chris Bryant, menganggap pandangan Trump tidak tepat. Bryant menekankan pentingnya menjalin hubungan dengan China sambil tetap waspada, menyebut upaya Inggris menjalin kerjasama dengan China sebagai langkah yang logis dan pragmatis.

Mengenai kritik Trump, Downing Street menegaskan bahwa pemerintahnya sudah memberitahukan Washington tentang rencana kunjungan Starmer. Dalam konteks ini, Bryant juga mengingatkan bahwa Trump dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pada bulan April mendatang. Ketegangan ini menunjukkan bagaimana keseimbangan dalam hubungan Inggris dengan AS dan China menjadi semakin rumit.

Baca Juga  Dua Siswa Banten Akan Kibarkan Merah Putih di Istana Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *