Jackiecilley.com – BYD sedang mengeksplorasi peluang untuk memasarkan mobil listrik kompak Racco di Indonesia, dengan fokus pada analisis permintaan dan kompetisi di pasar kendaraan listrik. Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan survei untuk mengukur minat konsumen terhadap kendaraan jenis kei car ini.
“Kami mendapatkan respons yang positif di atas kertas, dengan banyak warga yang menilai bahwa produk ini berpotensi menjadi unggulan di Indonesia,” ungkap Luther di Jakarta pada hari Senin. Namun, sebelum mengambil keputusan, BYD masih perlu mengevaluasi potensi pasar dan volume permintaan.
Luther mencatat bahwa perusahaan juga sedang menilai reaksi konsumen terhadap model kendaraan serupa di pasar internasional. “Kami berharap jika hasil survei menunjukkan angka positif, maka kami dapat segera membawa Racco ke Indonesia,” tambahnya. Meskipun demikian, ia tidak dapat memberikan perkiraan waktu pasti mengenai kapan mobil ini akan diluncurkan di pasar lokal.
Racco, yang sudah dipasarkan di Jepang, memiliki dimensi 3.395 mm panjang, 1.475 mm lebar, dan 1.800 mm tinggi, dengan basis roda sepanjang 2.520 mm. Mobil ini dapat menampung empat penumpang dan tersedia dalam dua varian baterai lithium iron phosphate, masing-masing 22,4 kWh dan 35,84 kWh.
Tenaga yang dihasilkan motor listrik pada Racco mencapai 47 kW, setara dengan sekitar 63 tenaga kuda, dengan torsi 160 Nm. Mobil ini dapat menempuh jarak antara 210 km hingga 320 km tergantung pada kapasitas baterai yang dipilih. Langkah ini menandakan komitmen BYD dalam memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.