Bappenas: SPOI Dukung Peningkatan Produksi Pangan Berkelanjutan

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) serta Aliansi Organis Indonesia (AOI) meluncurkan laporan Statistik Pertanian Organik Indonesia (SPOI) untuk mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis data. Laporan ini, yang diluncurkan pada Senin di Jakarta, bertujuan untuk memperkuat tata kelola pertanian melalui penggunaan data yang konsisten dan terstandarisasi.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo A A Teguh Sambodo, menjelaskan bahwa laporan tersebut menjadi dasar dalam merancang kebijakan pertanian organik di Tanah Air. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, Indonesia menargetkan kenaikan proporsi komoditas pertanian organik mencapai 1,55 persen pada tahun 2029, meningkat dari 1,47 persen di tahun 2025.

Laporan SPOI terbaru menunjukkan bahwa luas lahan pertanian organik di Indonesia mengalami pertumbuhan 24 persen, mencapai 65.100 hektare pada tahun 2024, dengan hampir setengah dari luas tersebut terletak di Pulau Sumatra. Selain itu, jumlah produsen organik meningkat tiga kali lipat menjadi 108.469 orang.

Teguh menekankan bahwa di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati, pertanian organik menawarkan solusi untuk menghasilkan pangan yang berkelanjutan dan menjaga kesehatan lingkungan. Seiring dengan itu, Bappenas dan FAO juga meluncurkan Komite Koordinasi Bersama (JCC) untuk Petani Keluarga, yang bertujuan meningkatkan produktivitas serta taraf hidup petani sambil memulihkan ekosistem lahan.

Perwakilan FAO di Indonesia, Rajendra Aryal, mengungkapkan bahwa integrasi petani skala kecil dalam pengembangan ekosistem pertanian organik adalah penting untuk mencapai kemajuan yang signifikan.

Baca Juga  Pemerintah Targetkan 17 Gigawatt PLTS Terbangun Tahun Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *