Jackiecilley.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Makassar, setelah sebelumnya acara ini mengalami penundaan. Dalam sambutannya, Bahlil menyampaikan bahwa Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah, yang akan menghasilkan tiga poin penting: evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, dan pemilihan ketua DPD.
Bahlil menegaskan pentingnya konsolidasi untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar, yang pernah menjadi dominan di Sulawesi Selatan. Dia menyoroti bahwa perolehan suara Partai Golkar di daerah ini semakin tergerus oleh partai lain menjelang Pemilu 2024. Ia meminta kepada pengurus baru untuk segera melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten dan kota, serta terus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Ia juga menyinggung tentang hak diskresi yang diberikan kepada Ilham Arief Sirajuddin untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Sulsel. Bahlil menjelaskan bahwa meskipun Ilham pernah berpindah partai, kembalinya ke Golkar adalah suatu dinamika politik yang lumrah dan dimungkinkan oleh Anggaran Dasar partai. Menurutnya, Ilham memiliki kompetensi dan pengalaman yang diperlukan untuk mengembalikan suara Partai Golkar di tingkat pemilu mendatang.
Pelaksana tugas DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, juga menyatakan harapan agar ketua terpilih segera memperkuat jaringan partai. Dengan adanya Musda ini, Muhidin menyebut tugasnya telah selesai setelah delapan bulan bertugas. Musda XI dihadiri oleh lebih dari seribu kader dan diperkirakan akan menghasilkan ketua terpilih secara aklamasi, mengingat lawan politik Ilham, Munafri Arifuddin, tidak hadir karena menjalankan ibadah umrah.