Jackiecilley.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengumumkan program komprehensif untuk memperbaiki kondisi rumah masyarakat melalui Program Bedah Rumah, yang juga mencakup pemberdayaan ekonomi mereka. Dalam kunjungan ke Jakarta pada Sabtu, dia menjelaskan bahwa selain renovasi rumah, upaya ini akan difasilitasi dengan dukungan untuk usaha dan penyelesaian masalah sertifikasi tanah bagi warga yang masih belum memilikinya.
Maruarar menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan agar tepat pada masyarakat yang memerlukan, berdasarkan kondisi hunian dan kemampuan ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, ia mengunjungi rumah Ester, seorang warga yang terpaksa tinggal di bangunan tidak layak huni. Dia percaya bahwa pemberian bantuan yang sesuai kebutuhan akan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah, Maruarar menyebutkan kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kebijakan pemangkasan suku bunga pembiayaan dari 22 persen menjadi 8 persen diharapkan bisa memberikan akses yang lebih baik bagi pelaku usaha kecil. Menurutnya, ini adalah bagian dari upaya untuk menyediakan pembiayaan yang lebih terjangkau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kementerian PKP mencatat bahwa sejak Januari 2025 hingga 15 Oktober 2026, telah terjadi pembangunan dan renovasi sebanyak 1,79 juta unit rumah. Rincian tersebut meliputi 1.103.918 unit rumah dibangun dan 686.163 unit direnovasi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang layak.