Jackiecilley.com – Real Madrid merespons kritik yang dilontarkan oleh Presiden LaLiga, Javier Tebas, mengenai performa tim setelah kekalahan 1-2 dalam derby melawan Atlético Madrid pada 20 September 2026. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu, klub berunifom putih ini menilai pernyataan Tebas sebagai bentuk serangan yang tidak pantas dan merugikan reputasi mereka.
Real Madrid menegaskan bahwa sangat tidak dapat diterima bagi presiden LaLiga untuk menggunakan posisinya dalam merendahkan salah satu klub yang berkompetisi di liga tersebut. sesuai dengan kesepakatan yang telah dibangun, seharusnya pemimpin LaLiga berperan untuk melindungi kepentingan semua klub, bukan justru menyerang mereka.
Lebih lanjut, Madrid menganggap kritik yang dilontarkan Tebas tersebut terlampau serius dan tidak layak disampaikan oleh seorang pengelola olahraga. Melihat situasi ini, klub meminta adanya pemimpin baru yang mampu memimpin sepak bola profesional Spanyol dengan prinsip netralitas.
Javier Tebas, yang sebelumnya membantah klaim adanya ‘konspirasi wasit’, menilai tuduhan tersebut sebagai upaya Real Madrid untuk mengalihkan perhatian dari performa buruk di lapangan. Ia juga memberikan komentar tentang Real Madrid TV yang dianggap membangun narasi konspirasi menjelang pertandingan.
Dengan ketegangan yang meningkat antara Madrid dan Tebas, masa depan kepemimpinan di LaLiga kini menjadi perhatian hangat di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola. Diharapkan, situasi ini dapat segera menemukan jalan keluar demi kebaikan sepak bola di Spanyol.