Listrik dan Jaringan Komunikasi NTT Hampir Pulih Pasca Gempa

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemulihan infrastruktur pascagempa M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 15 Agustus 2026, menunjukkan kemajuan signifikan. Selain mempengaruhi jumlah korban jiwa dan kerusakan bangunan, gempa ini juga merusak jaringan listrik dan komunikasi di wilayah tersebut.

Menurut laporan Pos Pendamping Nasional (Pospenas), perbaikan jaringan listrik dan komunikasi telah berjalan optimal. Pada Senin, 17 Agustus 2026, tim dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur dan UP3 Flores Bagian Barat melaporkan bahwa mereka hampir mencapai 100 persen pemulihan infrastruktur listrik di area kerja masing-masing.

Berton SP Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengungkapkan bahwa trafo gardu induk sudah pulih sepenuhnya. Sementara itu, tiang listrik yang terdampak gempa sudah berfungsi 98,3 persen. Dari total 3.478 gardu distribusi yang terkena dampak, 99,45 persen sudah aktif kembali. Di wilayah yang terpengaruh, sekitar 564.065 pelanggan, atau 99,4 persen, telah berhasil mendapatkan kembali pasokan listrik.

Pulau Palue di Kabupaten Sikka menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah. Meskipun proses pemulihan memerlukan waktu, upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang dan tim teknis menunjukkan ketekunan dalam memastikan kembalinya layanan dasar ini. Pemulihan infrastruktur dasar menjadi sangat krusial untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terpengaruh oleh bencana alam ini.

Dengan langkah-langkah restorasi yang terus dilakukan, diharapkan situasi di NTT dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat, memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.

Baca Juga  Bukalapak Lanjutkan Program Buyback Saham Sebesar Rp420,79 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *