Aguan dan Bos BSD Berkumpul Bahas Masalah Penting

[original_title]

Jackiecilley.com – Sejumlah tokoh senior dan pengembang besar nasional berkumpul untuk mendiskusikan perbaikan regulasi di industri properti yang dinilai menghambat pertumbuhan sektor tersebut. Pertemuan ini berlangsung di Swissotel Jakarta PIK Avenue, di mana para peserta menekankan perlunya pembenahan secara menyeluruh mulai dari perpajakan, perizinan, hingga kepastian hukum.

Ketua Kehormatan Realestat Indonesia (REI), MS Hidayat, menjelaskan bahwa berbagai persoalan di lapangan memerlukan perhatian lebih dari pemerintah agar program pembangunan perumahan, termasuk program tiga juta rumah, dapat berjalan efektif. Hidayat menyatakan, pertemuan ini akan menjadi agenda rutin untuk memperbaharui informasi dan mencari solusi yang tepat bagi masalah yang dihadapi pengembang.

Di antaranya, pengembang besar yang hadir adalah Sugianto Kusuma (Aguan) dan Richard Kusuma, yang membahas tantangan serius yang dihadapi dunia usaha. Pentingnya dukungan regulasi yang kondusif juga menjadi sorotan, agar sektor properti dapat berkontribusi maksimal terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.

Sebagai tindak lanjut, REI membentuk komite khusus yang beranggotakan ahli di bidang perpajakan, tata kota, dan infrastruktur, untuk merumuskan penyempurnaan regulasi. Siswono Yudo Husodo, mantan Ketua Umum REI, menekankan perlunya perubahan dalam beban pajak yang dianggap memberatkan, terutama bagi pengelola pusat perbelanjaan.

Pertemuan ini mencerminkan soliditas REI dalam mendorong perbaikan regulasi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengembang besar dan kecil untuk mencapai tujuan bersama dalam industri properti.

Baca Juga  Timnas FA7 Indonesia Melaju ke Semifinal IFA7 World Championship 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *