Makna Warna Baju Tahanan Dalam Film “Ghost in the Cell”

[original_title]

Jackiecilley.com – Film “Ghost in the Cell” karya sutradara Joko Anwar akan tayang di bioskop pada 16 April 2026. Dalam sebuah wawancara setelah pemutaran perdana di Jakarta, Joko Anwar mengungkapkan makna di balik pemilihan warna baju tahanan dalam film tersebut, yang didominasi warna kuning. Menurutnya, warna ini melambangkan harapan di tengah kegelapan yang dihadapi karakter-karakter dalam cerita.

Joko menjelaskan bahwa tim produksi awalnya mempertimbangkan warna biru dan hijau untuk baju tahanan. “Biru merupakan warna yang menenangkan, tetapi kami memutuskan untuk tidak memilihnya. Hijau juga dianggap menenangkan, meski ada yang mengasosiasikannya dengan korupsi,” ujarnya. Melalui pilihan warna, Joko ingin menyampaikan pesan optimisme, meski dunia sekitar tampak suram.

Pembuatan film ini berlangsung dari tahun 2018 hingga 2025, terinspirasi oleh pengamatan Joko terhadap fenomena sosial yang berkembang. Dia menjadikan penjara sebagai simbol untuk menggambarkan bagaimana sistem membatasi kebebasan individu, sehingga mereka kehilangan pemahaman tentang keadaan sebenarnya.

Joko Anwar menekankan pentingnya mempertahankan harapan, meskipun situasi sulit. “Meski bisa merasa putus asa, kita tidak boleh kehilangan harapan sepenuhnya. Masih ada 10 persen harapan yang bisa berkontribusi positif bagi masa depan,” kata Joko.

Dengan pendekatan naratif yang mendalam dan reflektif, “Ghost in the Cell” diharapkan dapat menyentuh hati penonton dan membangkitkan diskusi tentang isu-isu sosial yang relevan. Film ini menjanjikan suatu pengalaman sinematik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton untuk merenungkan kondisi masyarakat saat ini.

Baca Juga  Timnas Indonesia Kirim 8 Pemain ke Arab Saudi untuk Kualifikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *