Mardiono Kecam Pernyataan Provokatif yang Bisa Memecah Persatuan

[original_title]

Jackiecilley.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, mengecam pernyataan sejumlah pihak yang dinilai dapat memicu kegaduhan di masyarakat. Penilaian ini merujuk pada diskusi yang berlangsung dalam forum Halalbihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026. Dalam forum tersebut, beberapa pengamat politik, termasuk Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto kemungkinan tidak akan menyelesaikan masa jabatannya hingga 2029.

Mardiono, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden dalam bidang Ketahanan Pangan, menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak hanya bersifat spekulatif, tetapi juga dapat menciptakan instabilitas politik dan mengganggu kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang sah. “Pernyataan oleh tokoh publik harus mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat. Narasi yang berpotensi mendiskreditkan pemerintah tanpa dasar yang jelas sangat tidak tepat,” ungkapnya pada Rabu, 8 April 2026.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini, Presiden Prabowo tengah fokus menjalankan pemerintahan dengan tujuan untuk mengembalikan kedaulatan kepada rakyat, sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 33. “Kami mendukung Presiden Prabowo dalam cita-citanya yang mulia untuk kesejahteraan bangsa,” tegas Mardiono.

Lebih lanjut, Mardiono mengingatkan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang merayakan Idulfitri, yang seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi di tengah masyarakat. Situasi ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih sejuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Polda Sumut Kerahkan Personel TIK untuk Komunikasi Pascalongsor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *