TRUMP: DIALOG DENGAN PEJABAT TINGGI IRAN SANGAT POSITIF

[original_title]

Jackiecilley.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim terdapat perkembangan positif dalam dialog dengan pejabat tinggi Iran, sebuah pernyataan yang mengemuka pada hari Senin. Klaim tersebut muncul setelah Trump menunda rencana serangan baru terhadap infrastruktur energi Iran. Meskipun demikian, Teheran segera membantah klaim tersebut, menuduh Trump berusaha memanipulasi pasar energi global.

Pasar global bereaksi terhadap berita ini, di mana harga minyak dunia turun drastis, sementara saham di bursa melonjak. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa pejabat Iran yang berkomunikasi dengan Trump adalah Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran. Namun, Ghalibaf melalui media sosial mengkonfirmasi bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan terdapat pesan dari “negara-negara sahabat” yang mengindikasikan permintaan dari AS untuk berdialog, tetapi ia menegaskan bahwa pembicaraan belum terlaksana. Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menutup kemungkinan akan adanya kesepakatan, namun menegaskan bahwa militer Israel tidak akan mengurangi serangan terhadap Iran dan Lebanon.

Ketegangan di Selat Hormuz menjadi perhatian serius bagi ekonomi global, mengingat jalur tersebut merupakan rute utama bagi pengiriman minyak. Kepala Badan Energi Internasional, Fatih Birol, memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan dapat menyebabkan krisis energi yang lebih parah dari yang terjadi pada tahun 1970-an.

Trump mengemukakan beberapa syarat, termasuk pengakhiran ambisi nuklir Iran. Ia juga memberi batas waktu lima hari untuk melanjutkan pembicaraan, dengan ancaman akan meluncurkan serangan masif jika negosiasi gagal. Sementara itu, ribuan Marinir AS dipersiapkan di Timur Tengah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan konflik.

Baca Juga  Izin Tambang Nikel di Raja Ampat Dicabut: Langkah Tegas Prabowo demi Konservasi Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *