Jackiecilley.com – Koperasi berbasis syariah menjadi fokus utama dalam kerja sama antara Kementerian Koperasi dan organisasi Islam Al Jamiyatul Washliyah. Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Ketua Umum Al Jamiyatul Washliyah, Masyhuril Khamis, di Jakarta pada Jumat lalu, bertujuan untuk mengembangkan usaha koperasi dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, seperti penguatan kelembagaan, pengembangan model pengelolaan koperasi syariah, serta peningkatan literasi dan kapasitas sumber daya manusia. Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi syariah memiliki peran vital dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional dan akan diimplementasikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Menteri Koperasi berharap agar Al Washliyah dapat berkontribusi aktif dalam inisiatif ini. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga untuk membangun fondasi ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berkeadilan. Ia menambahkan bahwa koperasi merupakan gerakan nasional yang mendukung nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong, sehingga kemitraan dengan organisasi masyarakat dan keagamaan sangat penting.
Masyhuril Khamis juga memberikan tanggapan positif tentang kerja sama ini. Organisasi yang didirikan di Medan sejak 1930 ini awalnya lebih berfokus pada aktivitas sosial-keagamaan, namun dalam lima tahun terakhir telah merambah ke bidang ekonomi melalui lembaga koperasi. Masyhuril berharap kerja sama ini dapat diimplementasikan secara efektif sesuai dengan visi pemerintah untuk menciptakan desa yang mandiri dan inklusif.