Kementerian Perhatikan Tawuran Sarung Ramadan, Utamakan Anak

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya aksi tawuran sarung yang terjadi di berbagai daerah selama bulan Ramadan. Fenomena ini, termasuk di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dinilai telah mencederai makna suci Ramadan sebagai waktu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Tawuran sarung tidak hanya membahayakan anak-anak yang terlibat, tetapi juga mengganggu ketertiban masyarakat, terutama bagi mereka yang menjalankan ibadah. Indra Gunawan, Plt. Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, menekankan pentingnya penertiban oleh aparat penegak hukum dengan tetap menghormati hak-hak anak. “Pendekatan yang ramah anak harus diutamakan dalam menangani tawuran,” ujar Indra.

Ia menjelaskan bahwa kekerasan dan hukuman fisik tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan dapat memicu siklus kekerasan yang baru. Keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat di sekitar anak sangat penting dalam pembinaan, dengan penerapan disiplin positif sebagai metode yang lebih efektif untuk mencegah perilaku menyimpang.

KemenPPPA juga menjelaskan bahwa Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) akan memberikan pendampingan bagi anak-anak yang terlibat tawuran, yang mencakup keterlibatan keluarga dan layanan trauma healing.

Selain itu, KemenPPPA mendorong lembaga penegak hukum dan TNI untuk lebih menegakkan kebijakan perlindungan anak dalam setiap kegiatan terkait. Pendekatan ini bertujuan untuk melindungi anak dari bentuk kekerasan dan bahaya lain yang dapat mengancam kesejahteraan mereka.

Indra mengingatkan bahwa trauma tidak hanya menimpa anak, tetapi juga aparat yang bertugas. Evaluasi terhadap prosedur pengamanan di lapangan dianggap perlu agar insiden serupa tidak terulang. Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui saluran yang tersedia.

Baca Juga  Eks Bupati Bone Bolango Menangis Usai Divonis Bebas Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *