Apkasindo Dorong KDM Lakukan Dialog tentang Larangan Sawit di Jabar

[original_title]

Jackiecilley.com – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendesak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membuka dialog dengan semua pemangku kepentingan, termasuk petani dan pekerja sawit. Permintaan ini terkait dengan kebijakan melarang penanaman sawit dan penggantian tanaman tersebut dengan komoditas lain. Hal ini dinilai diskriminatif dan mengabaikan keberadaan perkebunan sawit yang telah ada di Jawa Barat selama puluhan tahun.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Wakil Ketua Umum Apkasindo Bidang Komunikasi, Qayuum Amri, menyampaikan bahwa surat edaran Gubernur Jabar yang dikeluarkan, bernomor 187/PM.05.02.01/Perek, tentang larangan penanaman kelapa sawit, seharusnya direvisi. Dia menyoroti pentingnya mengkaji ulang kebijakan tersebut, mengingat banyaknya masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan sawit.

Qayuum mengekspresikan kekecewaannya terhadap kebijakan yang dinilai reaksioner dan tidak didukung oleh data ilmiah yang jelas. Ia menegaskan, selama ini tidak ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa perkebunan sawit menjadi penyebab masalah krisis air bersih dan bencana ekologis di Jawa Barat. Meskipun sejumlah negara tidak dapat menanam sawit, Indonesia seharusnya memanfaatkan dan mengelola sumber daya ini dengan bijaksana.

Kebijakan tersebut, menurut Qayuum, perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan lembaga penelitian, untuk mendapatkan pandangan yang lebih holistik. Dengan adanya dialog yang konstruktif, diharapkan keputusan terkait perkebunan sawit dapat mencerminkan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan di Jawa Barat.

Baca Juga  100 napi narkoba risiko tinggi dipindahkan ke nusakambangan tekan peredaran ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *