Survei UAD: Anak Muda Lihat Muhammadiyah sebagai Komunitas Positif

[original_title]

Jackiecilley.com – Laporan Survei Nasional yang dilakukan oleh Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengungkap pandangan anak muda terhadap Muhammadiyah. Survei yang melibatkan 758 responden usia 17-40 tahun ini menunjukkan bahwa ketika mendengar tentang Muhammadiyah, banyak dari mereka mengaitkannya dengan Sekolah/Kampus Berkualitas (44,1%) dan Organisasi Modern & Rasional (42,3%).

Kepala PSKP UAD, Azaki Khoirudin, menyatakan bahwa isu ritual, seperti perdebatan mengenai puasa atau jumlah rakaat terawih, kini menjadi kurang relevan. Hanya 17,1% responden yang menjadikan ritual sebagai citra utama, jauh di belakang citra pendidikan dan kemandirian ekonomi yang lebih dominan. “Era perdebatan ritual sudah usai. Apa yang terbayang di pikiran banyak responden adalah kualitas sekolah dan kampus Muhammadiyah,” ujarnya.

Lebih lanjut, survei ini juga menyoroti tingginya apresiasi terhadap amal usaha Muhammadiyah, termasuk rumah sakit berkualitas dan lembaga sosial lainnya, yang menunjukkan bahwa organisasi ini dipandang sebagai sebuah social enterprise dengan ekosistem yang kuat. Keterhubungan Muhammadiyah dengan generasi muda menunjukkan perbedaan dalam pola pikir antara generasi Milenial dan Gen Z.

Mileniar lebih banyak mengaitkan Muhammadiyah dengan amal usaha sekolah dan kampus (54,1%), sementara Gen Z lebih melihatnya sebagai organisasi yang modern dan rasional (24,2%). Azaki menambahkan bahwa Gen Z yang kritis menghargai pendekatan logis Muhammadiyah, yang dinilai lebih fleksibel dalam beragama. Temuan ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah berhasil diterima oleh generasi digital yang lebih muda.

Baca Juga  Gubernur Bobby Jamin Perbaikan Tanggul Sungai Wampu, Langkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *