Jackiecilley.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima anak buah kapal (ABK) KM Natasya 01 yang selamat setelah kapal nelayan tersebut karam akibat menabrak karang bawah laut di perairan selatan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin. Kapolsek Watulimo, AKP Sunarto, menyebutkan bahwa seluruh korban ditemukan dalam kondisi baik setelah terombang-ambing di laut selama sekitar 12 jam sebelum diselamatkan oleh nelayan setempat.
Kecelakaan laut ini terjadi di sekitar Pulau Solimo, Kecamatan Watulimo, pada Minggu malam (15/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Nakhoda kapal, Musoleh, yang berusia 36 tahun dan berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, menjelaskan bahwa kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Popoh, Tulungagung, dan sudah melaut selama 18 hari. Saat itu, mereka dalam perjalanan pulang ketika tiba-tiba kapal menabrak karang yang tidak terlihat di permukaan.
Musoleh menambahkan, kondisi gelap menjadikan keberadaan karang sulit dikenali, sehingga kapal yang mampu mengangkut enam orang tersebut mengalami kebocoran dan tenggelam dalam waktu singkat. Aryanto, salah satu ABK, menyatakan bahwa mereka segera melompat keluar untuk menyelamatkan diri sebelum kapal sepenuhnya tenggelam. Mereka bertahan di tengah laut dengan menggunakan penutup palka sebagai alat bantu mengapung.
Setelah 12 jam terombang-ambing, para ABK akhirnya ditemukan oleh dua nelayan yang sedang memancing di lokasi kejadian. Musoleh bersyukur semua ABK selamat, dan mereka dibawa kembali ke darat dengan selamat. KM Natasya 01 diketahui berukuran sekitar lima gross tonnage (GT) dan membawa muatan ikan hasil tangkapan. Kecelakaan ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat melaut, terutama dalam kondisi gelap.