Site icon herbberger.com

Persebaya vs Madura United: Tavares Soroti Peluang dan Cedera

18 April 2026Persebaya vs Madura United berakhir pahit bagi tuan rumah setelah Persebaya kalah 1-2 dalam Derbi Suramadu pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat malam. Berdasarkan catatan resmi pertandingan, Madura United membuka keunggulan lewat Luiz Marcelo Morais dos Reis pada menit ke-12, menambah gol melalui Riquelme Sousa Silva pada menit ke-64, lalu Persebaya membalas lewat Riyan Ardiansyah pada menit ke-82. Gol balasan itu membuat tekanan tuan rumah meningkat pada sisa laga, tetapi skor tidak lagi berubah.

Secara statistik, Persebaya tampil lebih dominan. Tim asuhan pelatih kepala Bernardo Tavares mencatat 71 persen penguasaan bola, 23 total tembakan, enam tembakan ke gawang, dan 13 tendangan sudut. Namun dominasi itu tidak berujung angka. Tavares menilai Madura United lebih efektif karena mampu mengubah sedikit peluang menjadi dua gol, sementara timnya gagal memaksimalkan sejumlah kesempatan, terutama saat momentum mulai berpihak pada tuan rum

Kapten Persebaya Surabaya Francisco Rivera mengakui suasana ruang ganti seusai pertandingan dipenuhi rasa kecewa. Menurut dia, Persebaya sebenarnya mampu mengontrol laga dan menjalankan rencana yang disusun tim pelatih, tetapi penyelesaian akhir menjadi pembeda hasil. Tavares juga meminta maaf kepada Bonek dan Bonita serta menegaskan kondisi skuad belum ideal karena beberapa pemain absen akibat cedera atau sakit, sehingga pilihan taktik ikut terpengaruh.

Di kubu Madura United, pelatih sementara Rakhmad Basuki menyebut disiplin bertahan dan keberhasilan menjalankan transisi sebagai kunci kemenangan. Ia menilai skema itu sudah dilatih untuk meredam tekanan Persebaya di kandang. Hasil ini menutup derby dengan narasi yang tegas: Persebaya unggul penguasaan permainan, tetapi Madura United pulang dengan tiga poin karena tampil lebih efisien di momen krusial.

Exit mobile version