Menhan Tinjau Kerja Satgas Kuala di Aceh Tamiang

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Pertahanan melakukan peninjauan terhadap pengerukan sedimentasi di Muara Kuala, Aceh Tamiang, pada Kamis (12/2). Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel TNI yang tergabung dalam Satgas Kuala untuk mengatasi bencana yang terjadi di wilayah tersebut. Tujuan utama dari peninjauan ini adalah memastikan bahwa proses pengerukan berjalan efektif dan bermanfaat untuk membersihkan aliran air yang sebelumnya dipenuhi lumpur.

Menurut Sjafrie, Menteri Pertahanan, pengerukan ini merupakan langkah nyata dari pemerintah untuk merespons bencana secara menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa pengerukan sedimentasi di muara tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemulihan setelah bencana, tetapi juga sebagai bagian dari mitigasi untuk mencegah terulangnya banjir di masa mendatang.

Dengan mengurangi sedimentasi, kapasitas tampung air di bagian hilir akan meningkat, sehingga aliran air dari hulu menuju laut dapat berjalan lebih lancar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko luapan air akibat pendangkalan muara, yang sering kali menyebabkan air tertahan di kawasan permukiman masyarakat.

Sjafrie juga menekankan bahwa pengerukan aliran air ini akan berdampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya bagi para nelayan. Dengan terjaganya kedalaman aliran sungai, kapal akan lebih mudah melakukan aktivitas keluar-masuk tanpa terkendala oleh kondisi pasang surut. Efisiensi waktu dan biaya operasional yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para nelayan.

Menteri Pertahanan berharap agar proses pengerukan dapat berlangsung lancar demi tercapainya pemulihan wilayah Aceh Tamiang pasca-bencana. Menurutnya, bukan hanya fokus pada perbaikan kerusakan, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dari segi keamanan lingkungan dan kedaulatan ekonomi.

Baca Juga  Wakil Ketua MPR RI Dukung Petani Tebu Madiun Capai Swasembada Gula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *