Jackiecilley.com – Mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty Natalegawa, menegaskan bahwa kepentingan nasional harus menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan politik luar negeri Indonesia, termasuk partisipasinya dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza. Dalam pernyataannya pada Rabu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Marty mengapresiasi penjelasan Presiden Prabowo Subianto mengenai keanggotaan Indonesia di forum tersebut.
Marty menyatakan, Presiden telah menegaskan bahwa kepentingan nasional akan tetap menjadi pedoman dalam setiap langkah ke depan. “Kami yakin bahwa Bapak Presiden akan senantiasa memperhatikan hal itu,” ujarnya. Pandangan ini muncul di tengah situasi global yang dipenuhi ketidakpastian dan ketidakadilan, yang sudah akrab bagi Indonesia selama beberapa dekade.
Dia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang dipaparkan, Indonesia melihat keanggotaan di BoP sebagai langkah lanjutan dari resolusi Dewan Keamanan PBB terkait masalah di Gaza. Hal tersebut menunjukkan komitmen Indonesia terhadap prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif, yang menjadi kunci dalam menghadapi dinamika internasional.
Marty juga menekankan pentingnya evaluasi yang terus-menerus terhadap partisipasi Indonesia di BoP. “Keanggotaan ini harus sejalan dengan prinsip dan kepentingan nasional kita,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa pemantauan berkelanjutan penting untuk memastikan bahwa tindakan Indonesia tetap dalam koridor kebijakan luar negeri yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian tidak hanya merupakan langkah diplomatik, tetapi juga merupakan bagian integral dari komitmennya terhadap prinsip-prinsip dasar negara di panggung internasional.