Jackiecilley.com – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Maniwa, Jepang, dalam upaya untuk mewujudkan pembangunan kota yang rendah karbon melalui implementasi biomassa sirkular. Peresmian kerja sama ini dilakukan oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, di Balai Kota Makassar, pada Sabtu.
Acara tersebut juga dihadiri secara daring oleh Wali Kota Maniwa, Ota Noburo, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang, Kentaro Doi, dan rombongan dari Jepang. Dalam sambutannya, Munafri menggarisbawahi bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang berpengaruh secara signifikan terhadap kota-kota pesisir seperti Makassar.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, serta ancaman kenaikan permukaan air laut adalah risiko yang harus dihadapi melalui kebijakan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan. Menurutnya, dekarbonisasi bukan hanya menjadi agenda global, tetapi juga harus terintegrasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kerja sama dengan Maniwa ini dianggap sebagai langkah strategis, mengingat kota tersebut dikenal sebagai percontohan dalam pengembangan model pembangunan rendah karbon, khususnya melalui pengelolaan energi terbarukan dan ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.
Dengan kerja sama ini, diharapkan Makassar dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik dari Maniwa dalam rangka menghadapi tantangan iklim dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan.