Macron: Strategi Mengalah pada AS Merugikan Eropa

[original_title]

Jackiecilley.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa strategi Uni Eropa yang lebih memilih untuk mengalah kepada Amerika Serikat dalam menghadapi tantangan agresif berpotensi melemahkan posisi Eropa di kancah global. Dalam wawancara dengan beberapa media Eropa yang dirilis pada Selasa, Macron menyampaikan bahwa pendekatan kompromi yang berlebihan terhadap tekanan dari Washington tidak efektif.

Macron menyatakan bahwa Eropa harus mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan strategisnya agar tidak “tersingkir” dalam lima tahun ke depan. Ia menunjukkan kekhawatiran terhadap kemunduran di sektor industri penting, seperti kimia, permesinan, dan otomotif. Menurutnya, ada krisis ganda yang dihadapi Eropa, yang meliputi tekanan perdagangan besar dari China serta kebijakan tidak stabil dari Amerika Serikat, menjadikan kondisi Eropa semakin sulit.

“Apakah kita ingin menjadi penonton atau pelaku?” tanya Macron, menggarisbawahi pentingnya bagi Eropa untuk mengambil peran aktif dalam dinamika global. Ia mengingatkan bahwa sikap pasif berarti menyerah terhadap tekanan kekuatan besar dunia.

Macron juga merujuk pada isu Greenland sebagai titik balik geopolitik yang memperingatkan negara-negara Eropa tentang ancaman kenyataan bagi stabilitas dan kepentingan strategis mereka. Lebih lanjut, mengenai konflik di Ukraina, Macron menekankan perlunya keterlibatan langsung Eropa dalam setiap perundingan penyelesaian, agar kepentingan Eropa tetap terjaga dan tidak sepenuhnya bergantung pada negara lain.

Dalam konteks ini, Macron menolak partisipasi dalam inisiatif yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump pada awal tahun, menandaskan bahwa respons terhadap tantangan tersebut perlu diambil oleh Eropa sendiri.

Baca Juga  Ho Chi Minh Pasang Kabinet Penukaran Baterai Motor Listrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *