Jackiecilley.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui 32 unit dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Usaha ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Erwin Aksa, mengungkapkan hal ini dalam pernyataannya di Kendari pada Sabtu, menjelaskan perlunya pengurus daerah mempercepat pengoperasian dapur untuk memastikan manfaat program dicapai secara merata. Dia mengajak para anggota Kadin di Sultra untuk aktif terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan dapur MBG, serta memastikan bahan baku yang digunakan berasal dari pertanian dan industri lokal.
“Selain mengejar target pembangunan, kami juga berkomitmen menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai pemasok,” ujar Erwin. Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang strategis ini.
Marwan A Bey, koordinator MBG Kadin Sultra, menyatakan bahwa 17 dari 32 dapur mitra telah beroperasi sejak 2025-2026, melayani 51.000 penerima manfaat. Masing-masing dapur bertugas menyediakan kebutuhan gizi untuk 3.000 orang. Saat ini, 15 dapur lagi dalam proses pengoperasian dengan target penyelesaian pada 2026. Lokasi dapur tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Kendari dan Kabupaten Buton Tengah.
Marwan menambahkan bahwa selama operasional, tidak ditemukan masalah teknis atau insiden kesehatan. Pengawasan rantai pasok dan pemeliharaan standard kualitas menjadi prioritas, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional untuk keamanan pangan di Sultra.