Jerman Respon Hati-hati Terhadap Seruan Boikot Piala Dunia 2026

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Jerman mengambil sikap hati-hati dalam menanggapi seruan boikot Piala Dunia 2026. Ajang sepak bola global yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dinilai tidak seharusnya menjadi arena untuk meluapkan konflik politik antarnegara.

Gagasan boikot muncul setelah sejumlah tokoh di Jerman, termasuk Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Oke Goettlich, menyerukan tindakan tegas terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Seruan ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan beberapa negara Eropa, menyusul isu sensitif seperti klaim AS atas Greenland dan ancaman tarif perdagangan tinggi bagi negara-negara Eropa, termasuk Jerman.

Meski wacana boikot cukup mengemuka, pemerintah Jerman menegaskan bahwa mengambil langkah tersebut bukanlah solusi tepat. Juru bicara pemerintah, Steffen Meyer, menyatakan bahwa konflik politik seharusnya diselesaikan dengan cara yang diplomatis dan tidak melalui olahraga. “Boikot turnamen bukan pendekatan yang benar. Perselisihan politik harus diselesaikan di tingkat politik, sementara olahraga seharusnya tetap menjadi olahraga,” ungkap Meyer dalam konferensi pers di Berlin, seperti dilaporkan oleh AFP.

Pembicaraan terkait boikot ini menunjukkan semakin kompleksnya dinamika hubungan internasional. Jerman, yang berusaha menjaga hubungan diplomatik yang baik dengan AS dan negara Eropa lainnya, terus mendorong penyelesaian masalah melalui dialog. Dengan sikap ini, Jerman berupaya menegaskan pentingnya pemisahan antara olahraga dan urusan politik, khususnya di pentas dunia seperti Piala Dunia.

Baca Juga  Raisa, Andien, dan Denny Caknan Tampil Memukau di Jazz Traffic 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *