Jackiecilley.com – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui anak usahanya, PT Folago Artificial Intelligence Commerce (FAIC), tengah mengembangkan produksi film, micro drama, dan commerce dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, mengungkapkan bahwa perusahaan berupaya memperluas kapasitas produksi konten di segmen AI Commerce dan AI Entertainment, termasuk AI TVC, AI Live Streaming, dan AIGC.
Inisiatif tersebut bertujuan untuk mendukung ekosistem online commerce, dengan fokus membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat mengakses teknologi produksi konten berbasis AI secara lebih efisien. Hal ini disampaikan oleh Subioto dalam sebuah keterangan resmi di Jakarta pada Jumat.
Langkah strategis ini merupakan upaya untuk memperkuat posisi IRSX sebagai pemain terintegrasi di antara industri AI, media commerce, dan entertainment di Indonesia. Dengan menggunakan model video-generation terkini, Dreamina Seedance 2.5, FAIC dilaporkan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam proses kreatif, memungkinkan pembuatan konten yang lebih berkualitas dan tepat sasaran.
Dreamina Seedance 2.5 memungkinkan pembuatan video berdurasi hingga 30 detik, dua kali lipat dari versi sebelumnya. Selain itu, model ini mendukung hingga 50 referensi untuk kontrol yang lebih presisi terhadap karakter dan gerakan.
Menurut Subioto, industri AI video generation global menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan diprediksi akan terus berkembang. Dengan demikian, eksposur IRSX dalam segmen ini berpotensi memposisikan perusahaan sebagai pemain utama dalam produksi konten berbasis AI di Indonesia, terutama jika didukung oleh adopsi UMKM yang terukur ke depannya.
Subioto menambahkan bahwa kerjasama strategis melalui FAIC berpotensi menjadi pemicu pertumbuhan lintas berbagai lini bisnis dalam ekosistem Folago, yang mencakup social commerce hingga live entertainment.