Iran Ingatkan Negara Tetangga Terhadap Isu Bandara Pascasanksi AS

[original_title]

Jackiecilley.com – Keputusan negara-negara di kawasan untuk bergabung dengan Amerika Serikat dalam melarang penerbangan dari dan menuju Iran dapat mengakibatkan berhentinya operasi bandara di negara-negara tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Iran, pada Rabu lalu. Ia menegaskan bahwa jika negara-negara tersebut bekerja sama dengan AS, Iran tidak akan memiliki hubungan penerbangan dengan mereka.

Ancaman tersebut muncul setelah Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mulai 23 September, maskapai penerbangan Iran akan dikenakan sanksi yang menghalangi mereka untuk beroperasi. Rezaei menegaskan bahwa tindakan larangan ini akan merugikan bandara yang memihak kepada AS.

Situasi semakin memanas ketika Rezaei juga menyebutkan kemungkinan adanya serangan dari Presiden AS Donald Trump terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia menegaskan kesiapan angkatan bersenjata Iran untuk melakukan tindakan balasan jika terjadi serangan tersebut.

Sementara itu, Majid Akhavan, juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, menginformasikan bahwa meskipun dihadapkan dengan sanksi, penerbangan maskapai Iran tetap berjalan sesuai jadwal. Iran berupaya untuk menjaga keberlanjutan operasi penerbangan walaupun situasi politik internasional semakin memanas.

Kondisi ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan AS, dengan potensi dampak yang lebih luas bagi industri penerbangan di kawasan. Iran berusaha untuk mempertahankan operasional penerbangannya di tengah ancaman sanksi, sementara diplomasi dengan AS masih menjadi topik yang hangat diperbincangkan.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Surabaya: Hujan Ringan Hingga Sedang 3 April

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *