China Dukung Usulan Indonesia untuk Kolaborasi Rantai Pasok BRICS

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah China menyambut baik proposal Indonesia untuk memperkuat kolaborasi rantai pasok di antara negara-negara anggota BRICS. Dalam pernyataan yang disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, di Beijing, pada Senin, dia mengungkapkan komitmen China untuk meningkatkan kerja sama teknologi dan memperdalam penyelarasan industri di kawasan tersebut.

Usulan ini disampaikan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, saat konferensi tingkat tinggi (KTT) ke-18 BRICS yang berlangsung di New Delhi, pada 13 September. Prabowo menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dalam industrialisasi dan rantai pasok global guna menghadapi tantangan ekonomi yang dialami negara berkembang. “Mari kita industrialisasi bersama dan optimalkan sumber daya serta kapasitas yang kita miliki,” ungkapnya.

Guo menambahkan bahwa BRICS telah aktif mendorong kolaborasi di bidang industrialisasi selama bertahun-tahun, yang ditandai dengan pembentukan Pusat Inovasi Kemitraan BRICS dan Pusat Kompetensi Industri. Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sumber daya alam yang berpotensi besar, mulai dari mineral kritis hingga energi terbarukan, yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan masa depan.

KTT ini juga dihadiri oleh pemimpin negara-negara seperti Rusia, Afrika Selatan, dan Iran, dengan agenda utama yang berfokus pada ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan untuk mengatasi tantangan global. Saat ini, BRICS terdiri dari 11 negara, mencakup 49,5 persen populasi dunia dan 40 persen produk domestik bruto (PDB) global. Diharapkan, kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Baca Juga  Menhan Arahkan Prajurit Yon TP untuk Jaga dan Layani Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *