IHSG Turun Mengikuti Tren Bursa Asia dan Global karena Harga Minyak

[original_title]

Jackiecilley.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi mengalami penurunan, sejalan dengan pergerakan bursa di kawasan Asia dan global yang tertekan oleh meningkatnya harga minyak mentah. IHSG dibuka pada 6.670,80, melemah sebanyak 7,40 poin atau 0,11 persen, sementara Indeks LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 0,08 persen.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, IHSG diprediksi akan bergerak dalam kisaran 6.600 hingga 6.700 selama perdagangan hari ini. Di tingkat internasional, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kian meruncing, menyebabkan kekhawatiran terhadap kestabilan pasokan minyak di Selat Hormuz. AS dilaporkan telah menghancurkan beberapa kapal pengangkut minyak Iran, yang direspons oleh Iran dengan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan AS.

Peningkatan ketegangan geopolitik ini berimbas pada melonjaknya harga minyak mentah, yang pada Rabu lalu tercatat naik lebih dari 3 persen, dengan harga jenis Brent mencapai lebih dari 101 dolar AS per barel. Di sisi lain, hasil US-Treasury juga menunjukkan tren meningkat, mencatatkan level tertinggi sejak November 2023.

Data terkini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian domestik mulai membaik, dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia meningkat dari 116,8 pada Juli menjadi 118,5 pada Agustus 2026. Penilaian positif ini juga tercermin dalam Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini yang naik signifikan.

Di tingkat global, bursa Eropa dan Wall Street juga mengalami penurunan pada hari yang sama, dengan berbagai indeks utama seperti S&P 500 dan Euro Stoxx 50 mencatatkan penurunan signifikans. Sementara itu, bursa saham di Asia, termasuk indeks Nikkei dan Kospi, menunjukkan tren negatif.

Baca Juga  OJK Jabar Ingatkan ASN Hindari Judi Online Setelah Temuan PPATK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *