Jackiecilley.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan pemantauan langsung terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap operasional penerbangan di Indonesia. Pemantauan ini dilakukan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, serta mencakup kondisi penyebaran abu vulkanik yang mempengaruhi berbagai bandara.
Dalam prosesnya, Dudy mengungkapkan bahwa kementeriannya menggunakan beberapa layar monitor untuk memantau situasi terkini, termasuk dampaknya terhadap aktivitas penerbangan. “Kami memonitor situasi berkaitan dengan letusan GAK, khususnya yang berhubungan dengan penerbangan,” ujarnya di Jakarta pada Minggu.
Dampak erupsi telah mengakibatkan penutupan delapan bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, serta beberapa bandara lainnya di Lampung dan Bandung. Kementerian Perhubungan juga memperhatikan kondisi terminal untuk mencegah penumpukan penumpang yang sudah terlanjur datang.
Pemerintah, menurut Dudy, terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk BMKG dan BNPB, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait penyebaran abu vulkanik. Kementerian Perhubungan menginformasikan bahwa pembaruan mengenai penyebaran tersebut akan dilakukan setiap empat jam untuk menginformasikan keputusan operasional penerbangan.
Dudy juga menginstruksikan semua maskapai untuk memproses pengembalian dana tiket bagi penerbangan yang dibatalkan, serta mengingatkan masyarakat untuk mengikuti arahan petugas demi keselamatan mereka. “Kami akan terus memperbarui informasi untuk menjaga keselamatan bersama,” tuturnya.