Membangkitkan Kembali Kejayaan Kopi Tombo Batang

[original_title]

Jackiecilley.com – Perjalanan untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Tombo yang dikenal sebagai “Emas Hitam” ini memerlukan kesabaran. Berlokasi di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kopi ini memiliki sejarah panjang yang berakar sejak era kolonial Belanda, ketika produksi kopi Tombo mencapai pasar internasional dan menjadi sumber penghidupan warga.

Namun, pada awal tahun 2000-an, kejayaan itu mulai pudar dengan peralihan luas lahan perkebunan kopi menjadi tanaman lain, mengakibatkan penurunan produksi dan hilangnya jejak ekspor yang dulu menguntungkan. Meski demikian, tradisi kopi tetap bertahan di tangan petani lokal yang mengadaptasi pengetahuan mereka di kebun mandiri.

Saat ini, upaya untuk mengembalikan kejayaan kopi Tombo semakin menguat. Kolaborasi antara Pemerintah Desa Tombo, Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dan sektor swasta, seperti PT Bhimasena Power Indonesia, telah melahirkan program revitalisasi. Salah satunya adalah pelatihan budidaya kopi Arabika yang telah dilaksanakan baru-baru ini, menyasar peningkatan kemampuan teknis petani.

Kepala Desa Tombo, Mustajab, menyatakan bahwa antusiasme para petani sangat tinggi dalam pelatihan tersebut. Sebanyak 5.400 bibit kopi Arabika telah disiapkan untuk didistribusikan, dengan penanaman dilakukan di lahan milik petani di luar kawasan hutan, menjaga ekosistem tetap terjaga.

Pengembangan kopi di Tombo ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, tetapi juga melindungi lingkungan. Dukungan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus mengalir untuk memastikan keberlanjutan inisiatif ini. Langkah ini diharapkan tidak hanya mengembalikan martabat kopi Tombo, tetapi juga menjadi dasar bagi petani untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dan mandiri.

Baca Juga  Menhut Raja Juli Diam Saat Dijewer Wartawan Tentang KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *