AS Serang Yaman, 153 Nyawa Melayang Sepanjang 2025

[original_title]

Jackiecilley.com – Serangan militer Amerika Serikat di Yaman telah menyebabkan lebih dari 150 warga sipil tewas pada tahun 2025. Data ini diperoleh dari laporan yang diterbitkan oleh The Washington Post, yang mengacu pada tinjauan Pentagon mengenai operasi tersebut. Menurut informasi yang disampaikan, serangan AS berakibat fatal bagi 153 warga sipil dan melukai sekitar 250 lainnya, menandai konfirmasi resmi dari Pentagon tentang dampak signifikan terhadap populasi sipil di wilayah tersebut.

Departemen Perang AS mengklaim telah menghantam lebih dari 1.000 target di Yaman dan mengidentifikasi tiga insiden spesifik yang mengakibatkan korban jiwa dari kalangan warga sipil. Selain itu, Pentagon sedang meninjau 15 peristiwa lainnya yang mungkin juga menimbulkan kerugian serupa. Dalam laporan terpisah oleh NBC News, disebutkan bahwa ratusan warga sipil lainnya dipastikan tewas akibat serangan udara sepanjang tahun ini.

Pada 15 Maret 2025, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah untuk melakukan serangan besar-besaran terhadap wilayah utara Yaman yang dikuasai oleh kelompok Syiah Houthi. Operasi militer ini berlangsung selama 53 hari sebelum diakhiri dengan pengumuman gencatan senjata oleh Kementerian Luar Negeri Oman.

Peningkatan jumlah korban sipil dalam serangan ini telah menimbulkan keprihatinan internasional yang mendalam, memicu diskusi tentang tanggung jawab dan keadilan dalam konflik bersenjata di Yaman. Dengan situasi yang semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut, perhatian dunia tetap tertuju pada perkembangan selanjutnya dan langkah-langkah yang akan diambil untuk melindungi warga sipil di Yaman.

Baca Juga  Penerima Manfaat Program MBG di Lampung Temukan 2,7 Juta Jiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *