Siswa Sekolah di Thailand Ceritakan Detik-Detik Penembakan Mencekam

[original_title]

Jackiecilley.com – Pengalaman mencekam dialami sejumlah siswa di Debsirin Nonthaburi School, Thailand, saat penembakan massal terjadi pada Jumat (7/8). Peristiwa tragis ini merenggut perhatian publik setelah seorang siswa bernama Khim membagikan cerita keberaniannya berusaha selamat dari serangan pelaku.

Saat insiden berlangsung, Khim yang berada di Gedung 5 mendengar suara ledakan keras sebelum menyadari bahwa sekolahnya diserang. Ia mengikuti instruksi guru untuk mematikan lampu dan membarikade pintu dengan meja demi menghindari deteksi penyerang. “Saya mendengar beberapa tembakan dan merasa kami tak akan selamat,” ungkap Khim.

Selama situasi tegang itu, Khim sempat berkomunikasi dengan ibunya melalui pesan singkat, mengingatkan untuk tidak menelepon agar suara dering ponsel tidak mengundang perhatian pelaku, yang berada sangat dekat dengan mereka. Ketegangan juga dialami oleh ayah Khim, Kwan, yang memonitor keadaan anaknya dengan meminta anak perempuannya di Gedung 4 untuk menghitung jumlah tembakan.

Pihak kepolisian melaporkan bahwa penembakan berlangsung sekitar 40 menit. Pelaku, yang diketahui telah menembak kakek dan neneknya pada pagi hari sebelum menyerang sekolah, dilaporkan menembakkan sedikitnya 26 peluru dan memiliki 34 peluru cadangan. Dalam aksi tersebut, pelaku melukai tiga guru dan dua petugas sekolah sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.

Setelah aparat keamanan mengamankan lokasi, Khim dan saudarinya dinyatakan selamat tanpa mengalami luka fisik. Tragedi ini, meskipun menakutkan, ternyata memperkuat hubungan persaudaraan mereka. “Melihatnya kali ini, aku belum pernah menyayanginya sebanyak ini sebelumnya,” tutup Khim.

Baca Juga  FFI Perpanjang Kontrak Luis Estrela Jadi Pelatih Futsal Putri hingga 2028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *