IHSG Sesi I Menurun 2,42 Persen karena Minat Investor Terbatas

[original_title]

Jackiecilley.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan sesi I, Selasa (30/05), dengan mencatatkan pelemahan sebesar 141,04 poin atau 2,42 persen, sehingga berada di posisi 5.679,75. Penurunan ini seiring dengan terbatasnya tingkat keberanian mengambil risiko (risk appetite) dari para investor.

Menurut pengamat pasar modal, Elandry Pratama, pelemahan IHSG lebih dipengaruhi oleh faktor domestik, termasuk berlanjutnya aksi jual oleh investor asing dengan net foreign sell yang mencapai Rp854,10 miliar pada Senin (29/05). Ia menambahkan bahwa beratnya bobot Indonesia di indeks MSCI Emerging Market saat ini mengurangi aliran dana asing, yang berdampak pada pasar domestik.

Di tengah situasi ini, investor cenderung mengambil sikap “wait and see” sembari memantau perkembangan kebijakan domestik dan aliran dana dari luar negeri. Elandry menunjukkan bahwa dalam kondisi volatilitas ini, investor lebih selektif dalam memilih saham, dengan fokus pada perusahaan yang memiliki fundamental kuat.

Perdagangan pada sesi I mencatatkan frekuensi sebanyak 887.700 transaksi, dengan total volume saham yang diperdagangkan mencapai 10,14 miliar lembar dan nilai transaksi sebesar Rp7,50 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 103 saham mencatatkan kenaikan, sementara 618 saham mengalami penurunan.

Semua sektor dalam Indeks Sektoral IDX-IC menunjukkan penurunan, dengan sektor barang baku mengalami penurunan paling tajam sebesar 4,31 persen. Meskipun IHSG diprediksi masih akan bergerak secara volatil dalam waktu dekat, Elandry optimis bahwa bulan Juli historisnya cenderung membawa peluang penguatan jika sentimen pasar dan arus modal membaik.

Baca Juga  Istri Bolehkan Berikan Zakat Fitrah kepada Suami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *