Jackiecilley.com – Kendala pasokan batu bara kalori menengah untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia telah teratasi, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam pernyataannya, Bahlil menjelaskan bahwa saat ini semuanya telah berjalan baik dan tidak ada masalah terkait pasokan batu bara.
Perbaikan situasi ini diumumkan oleh Bahlil setelah meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, pada Kamis, 25 Juni. Sebelumnya, tantangan ini berhubungan dengan spesifikasi batu bara yang dibutuhkan oleh PLN, yakni sekitar 5.200 kcal per kg GAR. Kendala pasokan tersebut sempat menimbulkan gangguan dalam layanan kelistrikan di beberapa daerah.
Bahlil juga menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk tim khusus untuk memantau pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero). Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan, mengingat pengalaman tahun lalu yang menunjukkan adanya tantangan dalam pasokan energi ini. Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa penyaluran batu bara kini berjalan lancar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit.
Darmawan mengungkapkan harapannya bahwa perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa akan berlangsung efektif dan beriringan dengan peningkatan tata kelola rantai pasok batu bara. Melalui upaya ini, diharapkan ketersediaan energi dapat terjamin lebih baik di masa mendatang. Penguatan sistem kelistrikan diharapkan akan membuat PLN semakin siap menghadapi tantangan yang ada.