Pemotongan Anggaran Kementerian dan Skema WFH Pemerintah

[original_title]

Jackiecilley.com – Berbagai langkah penting dalam bidang ekonomi diumumkan pada Kamis (19/3) oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan beberapa menteri lainnya untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah adalah penetapan persentase pemotongan anggaran kementerian dan lembaga sebagai bentuk efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penyebab keputusan ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama di Timur Tengah, yang dapat berdampak pada ekonomi nasional.

Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan bahwa sebelumnya kementerian diminta untuk melakukan pemotongan secara mandiri, namun banyak yang tidak bersedia. “Jika mereka tidak dapat melakukannya, saya akan menentukan persentase potongan dan mereka akan menyesuaikan,” katanya dalam rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto juga menggelar rapat terbatas dengan beberapa menteri, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi Rosan Roeslani, untuk membahas langkah efisiensi di kementerian. Airlangga menekankan pentingnya pelaporan efisiensi dalam rapat tersebut.

Selain itu, pemerintah juga sedang mempersiapkan skema kerja fleksibel, berbentuk work from home (WFH), sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak. Airlangga menyebutkan bahwa fleksibilitas ini diperlukan untuk menjaga efisiensi waktu kerja.

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum membantu Kabupaten Penajam Paser Utara dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) demi mendukung infrastruktur di daerah tersebut. Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan memfasilitasi pembangunan kawasan baru.

Baca Juga  Satgas Narkoba Tangkap 285 Orang dan Bongkar Sindikat Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *