Mengisi Daya 100 Persen, Apakah Merusak Baterai?

[original_title]

Jackiecilley.com – Banyak pengguna smartphone masih meyakini bahwa mengisi daya ponsel hingga 100% dapat merusak baterai. Mitos ini menyebar luas di media sosial, membuat orang khawatir saat mengisi baterai penuh. Namun, ahli menjelaskan bahwa isu ini lebih kompleks dari sekadar belief tersebut.

Baterai modern dalam smartphone sebagian besar adalah jenis lithium-ion, yang dilengkapi dengan sistem cerdas untuk menghentikan pengisian daya saat terisi penuh. Meskipun overcharging dalam arti tradisional jarang terjadi, faktor lain dapat memengaruhi umur baterai. Menurut penjelasan dari Yahoo Tech, ketika berada pada tingkat 100%, baterai mengalami tekanan kimia yang lebih tinggi. Sel-sel dalam baterai beroperasi pada voltase tinggi, yang berpotensi mempercepat penurunan kapasitas dalam jangka panjang.

Pengisian daya hingga 100% sesekali tidak menjadi masalah. Namun, jika pengguna membiarkan baterai dalam kondisi penuh untuk waktu lama, terutama saat menggunakan aplikasi yang berat seperti game atau streaming, proses degradasi baterai dapat berjalan lebih cepat. Profesor Christopher D. Rahn dari Pennsylvania State University menekankan bahwa menjaga baterai dalam kondisi tegangan tinggi secara terus-menerus dapat mempercepat penuaan, meskipun efek ini berlangsung secara bertahap.

Para ahli merekomendasikan menjaga level pengisian baterai antara 20-80% untuk perpanjangan umur pakai. Beberapa smartphone kini dilengkapi fitur “optimized charging” yang menghentikan pengisian ketika mencapai 80% dan melanjutkan menjelang waktu pengguna bangun tidur. Meskipun tidak semua pengguna dapat disiplin memonitor tingkat baterai, kebanyakan orang biasanya mengganti ponsel sebelum baterai benar-benar menurun drastis.

Secara keseluruhan, mengisi daya hingga 100% tidak berbahaya secara langsung. Yang perlu dihindari adalah membiarkan ponsel terhubung ke charger saat dalam kondisi panas berlebihan. Beberapa langkah pencegahan dapat membantu menjaga umur baterai lebih lama, seperti menghindari suhu ekstrem dan tidak membiarkan baterai habis hingga 0%. Pengguna diharapkan dapat menjaga baterai dengan bijak agar awet.

Baca Juga  Presiden Meksiko Laporkan Pelecehan di Acara Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *