Jackiecilley.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Kamis pagi, dengan kenaikan 26,27 poin atau 0,32 persen, mencapai posisi 8.317,24. Peningkatan ini juga didorong oleh kelompok 45 saham unggulan, LQ45, yang naik 1,28 poin atau 0,15 persen ke 843,23. Upaya ini mencerminkan optimisme akan pemulihan pasar yang disertai dengan berbagai reformasi di sektor pasar modal Indonesia.
Menurut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas, peningkatan sentimen pasar disebabkan oleh pemulihan kepercayaan investor global, di tengah perhatian terhadap isu transparansi serta penyesuaian oleh lembaga pemeringkat. Dalam konteks domestik, perpaduan antara perbaikan internal, dinamika ekonomi global, serta agenda strategis pemerintah diharapkan dapat memberi arah positif bagi pasar keuangan dalam waktu dekat.
Lembaga BEI menjalin komunikasi dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membahas langkah-langkah strategis, di antaranya publikasi daftar konsentrasi pemegang saham dan peningkatan transparansi data investor. Otoritas juga menekankan komitmennya dalam reformasi pasar modal yang meliputi peningkatan informasi pemegang saham dan implementasi Peraturan I-A, yang menaikkan persentase free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen.
Di tengah reformasi ini, pemerintah menanggapi penurunan outlook utang Indonesia oleh Moody’s dengan merencanakan forum klarifikasi ekonomi. Diplomasi ekonomi juga diperkuat melalui rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS untuk menandatangani kesepakatan dagang, yang diharapkan dapat meningkatkan sentimen perdagangan.
Secara internasional, meskipun dolar AS melemah menjelang data ketenagakerjaan, bursa saham Eropa dan AS menunjukkan pergerakan variatif. Indeks saham regional Asia juga mencatatkan hasil yang beragam. Dengan demikian, pasar saham Indonesia tetap optimis dalam menghadapi tantangan global.