Ketakutan Timur Tengah Jika Perang AS dan Iran Meletus

[original_title]

Jackiecilley.com – Negara-negara di Timur Tengah tengah dilanda ketakutan akan kemungkinan pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran. Tindakan keras rezim Iran terhadap para pengunjuk rasa telah memicu tekanan yang meningkat bagi Presiden AS, Donald Trump, untuk mempertimbangkan respons militer. Meski saat ini Trump memilih menahan serangan, opsi militer tetap terbuka dan kemungkinan keputusan penting diprediksi akan muncul dalam beberapa minggu ke depan.

Prospek tersebut menimbulkan kekhawatiran besar di hampir seluruh wilayah Timur Tengah, dengan pengecualian Israel. Negara-negara regional melihat tindakan AS sebagai langkah berisiko yang dapat memperburuk situasi geopolitik, ekonomi, dan keamanan di kawasan. Menurut laporan, banyak negara khawatir bahwa intervensi militer AS-Israel justru akan menyebabkan ketidakstabilan jangka panjang, bahkan memicu perang saudara dan arus pengungsi yang bisa membebani sistem politik dan ekonomi yang sudah rapuh.

Kekacauan yang mungkin timbul juga dapat memicu gerakan separatis di wilayah Iran yang dihuni oleh kelompok minoritas, seperti etnis Arab, Baloch, dan Kurdi. Ancaman ini tidak hanya berpotensi memecah belah Iran, tetapi juga dapat menimbulkan dampak lebih luas terhadap negara-negara tetangga seperti Turki dan Pakistan.

Bagi negara-negara yang berbatasan langsung dengan Iran, keberlanjutan rezim dianggap lebih menguntungkan dibanding risiko ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kemungkinan runtuhnya negara-bangsa itu. Selain itu, intervensi militer AS bisa memicu balasan dari Iran terhadap infrastruktur energi dan jalur pelayaran di kawasan, yang tentunya akan berdampak pada keamanan dan stabilitas domestik.

Dalam pandangan para pembuat kebijakan regional, menjaga status quo jauh lebih diutamakan ketimbang melakukan tindakan drastis yang berpotensi mengubah tatanan yang ada. Joshua Landis, direktur Pusat Studi Timur Tengah, menjelaskan bahwa perubahan rezim yang gagal akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar di seluruh kawasan, dengan semua pihak merindukan stabilitas setelah bertahun-tahun ketegangan.

Baca Juga  Fit and Proper Test Calon Duta Besar Indonesia Selesai di DPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *