Jackiecilley.com – Hingga saat ini, Danantara berhasil mendirikan 1.275 hunian sementara (huntara) di tiga provinsi yang terkena dampak bencana. Managing Director Stakeholders Management Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rohan Hafas, mengungkapkan bahwa perkembangan ini terlihat dalam kunjungan yang dilakukan di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Kamis.
Hunian tersebut dibangun sebagai respons terhadap bencana yang merusak lebih dari 33 ribu unit rumah. Dari total huntara yang dibangun, sekitar 600 unit terkonsentrasi di Kabupaten Aceh Tamiang dan sisanya tersebar di beberapa kabupaten dan kota lainnya. Di Provinsi Sumatera Barat, Danantara telah mendirikan 250 huntara dan berencana untuk menambah 500 unit.
Secara khusus, di Batang Anai, ada permintaan tambahan 100 unit huntara, yang siap dipenuhi oleh Danantara. Pembangkitan pekerjaan ini juga melibatkan 56 tenaga kerja lokal dan 100 tenaga kerja dari luar daerah. Pembangunan huntara tidak hanya mencakup rumah, tetapi juga fasilitas seperti ruang komunal, taman bermain, dan dapur umum.
Kondisi pembangunan huntara di Kabupaten Padang Pariaman sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan selesai pada 24 Januari 2026. Setelah itu, huntara akan diserahterimakan kepada calon penghuni melalui kewenangan Bupati setempat. Dengan demikian, Danantara berkomitmen untuk mempercepat penyediaan hunian bagi para korban bencana demi pemulihan yang lebih baik dan berkelanjutan.