Jackiecilley.com – Dalam bulan Rajab, terdapat amalan yang bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid agar tetap memperoleh pahala. Meskipun beberapa ritual ibadah tidak bisa dilaksanakan dalam kondisi ini, terdapat cara-cara yang tetap memungkinkan untuk mendapatkan keutamaan.
Pertama, disarankan bagi wanita yang sedang haid untuk membaca doa ketika memasuki bulan Rajab. Doa tersebut meminta berkah dari Allah untuk bulan Rajab dan Sya’ban serta agar dapat bertemu dengan bulan Ramadan. Selain itu, wanita-anak juga dianjurkan untuk mengangkat tangan, mengucapkan istighfar sebanyak 70 kali setiap pagi dan sore, yang berfungsi sebagai pengingat pentingnya meminta ampun kepada Allah.
Selanjutnya, membaca Sayyidul Istighfar tiga kali di waktu pagi dan sore juga dianjurkan. Dalam amalan ini, seseorang mengakui kebesaran Allah dan memohon pengampunan atas segala dosa. Selain itu, dianjurkan untuk membaca istighfar setiap selesai salat Ashar sebanyak tujuh kali sebagai bentuk tobat dan pengakuan diri.
Amalan lainnya adalah membaca tasbih sebanyak 100 kali, khususnya pada tanggal 1 hingga 10 Rajab, dengan menyebut nama Allah yang Maha Hidup dan Mengurus segala sesuatu.
Dengan melaksanakan amalan-amalan ini, wanita yang haid dapat tetap mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pahala tanpa melanggar ketentuan agama. Pelaksanaan ritual ini menunjukkan komitmen dalam beribadah meskipun dalam kondisi tidak dapat melaksanakan salat. Praktik ini juga menjadi bagian penting dari penguatan spiritualitas seorang wanita selama bulan suci Rajab.