Rumah Sakit Aceh Tamiang Beroperasi Terbatas Setelah Bencana

[original_title]

Jackiecilley.com – Sekitar 94 persen alat kesehatan di Aceh Tamiang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan longsor yang menghancurkan wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Mustakim, mengungkapkan bahwa kondisi ini menjadi penyebab utama mengapa layanan di rumah sakit setempat masih dilaksanakan secara parsial.

Banjir yang terjadi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap fasilitas kesehatan. Banyak alat medis yang tidak dapat digunakan kembali, sehingga mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, rumah sakit berupaya untuk terus memberikan layanan meski dengan keterbatasan yang ada, sambil menanti proses pemulihan dari bencana.

Mustakim menambahkan, langkah-langkah untuk memperbaiki dan mengganti alat kesehatan sedang dilakukan, namun proses ini tidaklah cepat. Keterbatasan anggaran dan material juga menjadi perhatian dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Pihaknya berharap bantuan dari pemerintah dan organisasi terkait akan segera datang untuk membantu mengatasi kondisi ini.

Bencana yang melanda Aceh Tamiang juga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat mengenai kesehatan dan keselamatan mereka. Dengan layanan kesehatan yang terbatas, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan dan melaporkan kondisi darurat dengan cepat ke pihak terkait.

Dengan situasi ini, Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan instansi lain untuk mempercepat pemulihan dan memastikan warga mendapatkan akses yang memadai ke layanan kesehatan. Penanganan bencana serta langkah-langkah pemulihan menjadi prioritas utama agar dampak bencana dapat diatasi dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga  Pemkot Makassar Maksimalkan Operasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *