Jackiecilley.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (8/1) waktu setempat, menyatakan dukungan terhadap rancangan undang-undang bipartisan yang akan mengenakan sanksi pada negara-negara yang mengimpor minyak dari Rusia. Trump berharap sanksi tersebut tidak perlu diterapkan. Pernyataan ini muncul setelah Senator Partai Republik, Lindsey Graham, menginformasikan bahwa Trump telah memberikan dukungan untuk langkah tersebut.
Rancangan undang-undang ini mewajibkan AS untuk mengenakan tarif hingga 500 persen pada seluruh barang impor dari negara mana pun yang masih mengimpor minyak, produk minyak bumi, atau uranium dari Rusia. Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan, “Saya mendukung Anda. Mendukung rancangan itu. Bagaimanapun juga, saya berharap kita tidak perlu menggunakannya.”
Trump juga merespons isu penyitaan kapal tanker minyak berbendera Rusia yang terkait dengan Venezuela, yang terjadi di Atlantik Utara pada Rabu (7/1). Ia mengungkapkan bahwa mengambil keputusan tersebut bukanlah hal yang sulit. Menanggapi situasi itu, Rusia dikabarkan telah mengerahkan kapal angkatan laut untuk melindungi tanker tersebut.
Senator Graham mengungkapkan bahwa setelah pertemuan dengan Trump, pihaknya akan melanjutkan pemungutan suara di Senat yang direncanakan berlangsung pekan depan. RUU ini sebelumnya diusulkan pada April tahun lalu namun terhenti karena kurangnya dukungan dari Trump dan hanya mendapatkan dukungan dari 84 senator.
Dukungan Trump diharapkan dapat mempercepat proses legislasi ini dan menjadikan penegakan sanksi lebih efektif terhadap Rusia. Langkah ini merupakan respons atas kekhawatiran global terhadap kegiatan Rusia di sektor energi.