Site icon herbberger.com

Wamentan Tekankan Pentingnya Kualitas Beras di Masa Stok Penuh

[original_title]

Jackiecilley.com – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menekankan pentingnya menjaga kualitas beras di Indonesia di tengah melimpahnya cadangan beras nasional yang telah mencapai 5,1 juta ton. Dalam wawancara di Palembang, ia menyatakan bahwa fokus pemerintah kini tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pengelolaan stok beras agar tetap layak konsumsi saat didistribusikan.

Sudaryono menilai tantangan utama adalah disiplin dalam mengelola kualitas beras oleh Bulog. Ia melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi beras dan menyatakan tidak menemukan kerusakan, kelembaban, atau kutu. Meskipun produksi beras meningkat, kapasitas gudang penyimpanan mulai terbatas dengan sejumlah gudang Bulog yang sudah penuh. Di beberapa daerah, termasuk Sumatera Selatan, pemerintah harus menyewa fasilitas tambahan seperti penggilingan padi untuk menampung hasil panen.

Di Sumatera Selatan, yang merupakan sentra produksi pangan utama, tercatat cadangan beras mencapai sekitar 98 ribu ton dan diperkirakan akan meningkat hingga akhir musim panen raya pada Mei 2026. Sudaryono menjamin bahwa stok beras di provinsi tersebut dalam keadaan aman, baik untuk konsumsi masyarakat maupun program bantuan pangan pemerintah.

Untuk menghadapi lonjakan produksi dan menjaga kestabilan harga, pemerintah berencana membangun 100 unit gudang dan fasilitas pengolahan beras baru di berbagai daerah. Wakil Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Renato Horison, menyebutkan bahwa provinsi ini akan memperoleh lima gudang baru sebagai bagian dari rencana tersebut. Penambahan infrastruktur penyimpanan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi beras yang signifikan di masa mendatang.

Exit mobile version