Site icon herbberger.com

Tata Cara Mandi Wajib Selama Ramadhan Beserta Niatnya

[original_title]

Jackiecilley.com – Mandi wajib merupakan langkah penting dalam menjaga kesucian bagi umat Muslim, terutama di bulan Ramadhan. Mandi ini dilakukan untuk menghilangkan hadas besar sehingga tubuh dianggap suci dan sah untuk beribadah, seperti sholat, puasa, dan thawaf. Praktik ini diwajibkan setelah keadaan tertentu, seperti setelah junub, berhubungan suami-istri, atau mimpi basah.

Pelaksanaan mandi wajib dimulai dengan membersihkan tubuh. Di awal proses, seorang Muslim disarankan untuk mencuci tangan, kemaluan, dan bagian tubuh yang kotor. Selanjutnya, berwudhu bisa dilakukan sebelum atau selama mandi, sesuai dengan sunnah.

Penting untuk memastikan bahwa air mencakup seluruh bagian tubuh. Dalam langkah berikutnya, air dituangkan mulai dari kepala, diikuti dengan bagian kanan dan kiri tubuh. Menggosok kulit juga dianjurkan untuk memastikan air menyentuh semua bagian. Mandi dilakukan secara berurutan, dengan memastikan seluruh anggota badan, termasuk punggung dan kaki, terkena air.

Setelah mandi, tubuh hendaknya dikeringkan dengan handuk bersih. Disarankan juga untuk membaca doa atau dzikir sebagai penutup amalan ini. Niat mandi wajib dapat dinyatakan dalam bahasa Arab: “نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِاَذَا الْحَدَثِ اَلْكَبِيرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى,” yang artinya “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Mandi wajib dengan cara yang benar sangat penting, terutama di bulan suci Ramadhan, karena berkaitan langsung dengan sahnya ibadah yang dilakukan setelahnya. Disarankan untuk menggunakan air yang bersih dan suci dalam proses mandi wajib ini.

Exit mobile version