Jackiecilley.com – Senat Amerika Serikat menolak resolusi yang sebelumnya disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik dengan Iran. Dalam pengundian yang dilakukan, sebanyak 49 senator memberikan suara mendukung, sementara 50 senator menolak resolusi tersebut.
Resolusi yang dibahas oleh Senat ini berasal dari keputusan DPR yang diambil pada 23 Juli dan diikuti oleh pengesahan resolusi ketiga pada 16 September 2020. Dalam pengesahan terakhir, 220 anggota Kongres mendukung tindakan tersebut, sedangkan 204 menolak. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah berlangsung lama, dengan serangan yang dilakukan oleh kedua belah pihak.
Sejak Februari, sejumlah serangan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran. Iran menanggapi dengan serangan balik, yang semakin memperburuk ketegangan hubungan antara kedua negara. Pada pertengahan Juni, terjadi nota kesepahaman antara Teheran dan Washington yang bertujuan untuk menghentikan permusuhan. Namun, beberapa waktu kemudian, serangan kembali dilakukan.
Hingga saat ini, konflik tersebut belum menemukan titik terang. Penolakan Senat terhadap resolusi DPR menunjukkan adanya perbedaan pandangan di kalangan legislator mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Iran, serta mencerminkan kompleksitas situasi yang dihadapi oleh pemerintah dalam mencari jalan keluar dari ketegangan yang telah berlangsung.