Site icon herbberger.com

SDA Ungkap Penyebab Banjir di Jakarta pada 12 Januari

[original_title]

Jackiecilley.com – Banjir menerjang wilayah Jakarta Utara pada 12 Januari 2023, dengan curah hujan ekstrem menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menyatakan bahwa curah hujan yang tercatat mencapai 192 milimeter di Kamal dan 178 milimeter di Koja antara pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Ika mengungkapkan bahwa saluran drainase makro di Jakarta hanya mampu menampung curah hujan sebesar 150 milimeter, sedangkan saluran pendukung hanya dapat menampung 100 milimeter dalam waktu empat jam. “Keterbatasan daya tampung ini menjadi penyebab utama banjir yang merendam permukiman warga serta beberapa ruas jalan di Jakarta Utara dan bagian Jakarta Barat,” papar Ika.

Hujan yang turun bersamaan dengan kondisi pasang air laut menambah parah situasi ini. Meskipun tingkat pasang air laut tidak terlalu tinggi, air tidak dapat mengalir menuju laut secara gravitasi. Selain itu, Jakarta Utara juga mengalami penurunan muka tanah yang signifikan, sehingga memperlambat proses pengeringan akibat banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa 63 RT terendam, dengan ketinggian air mencapai satu meter pada pukul 21.00 WIB. Hujan deras ini tidak hanya mempengaruhi Jakarta Utara tapi juga wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Dengan adanya luapan dari Kali Krukut dan Kali Ciliwung, dampak banjir semakin meluas di permukiman sekitarnya.

Situasi ini menimbulkan keperluan mendesak untuk memperbaiki infrastruktur drainase di Jakarta, guna mengantisipasi bencana serupa di masa depan dan melindungi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Exit mobile version