Site icon herbberger.com

Rusia dan Belarus Siap Jalin Kerja Sama Antariksa dengan Indonesia

[original_title]

Jackiecilley.com – Rusia dan Belarus menunjukkan komitmen untuk berkolaborasi dengan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur antariksa dan eksplorasi ruang angkasa. Kesiapan ini disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, saat acara peletakan karangan bunga di Monumen Yuri Gagarin, Jakarta, pada hari Sabtu.

Dubes Tolchenov menjelaskan bahwa Rusia tengah mengembangkan landasan peluncuran baru di Timur Jauh mereka, yang memberi mereka banyak pengalaman dan keterampilan dalam bidang antariksa. Ia menegaskan bahwa Rusia sedang dalam proses negosiasi dengan pemerintah Indonesia untuk menentukan potensi kerja sama selanjutnya.

Selaras dengan Rusia, Dubes Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski, juga menyatakan komitmen untuk berkolaborasi dalam eksplorasi ruang angkasa. Ia mengungkapkan bahwa Belarus memiliki satelit yang mencakup wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan mengharapkan kerja sama yang saling menguntungkan.

Indonesia, dengan long-term goal untuk meningkatkan kemampuan antariksa, telah lama menjajaki Pulau Biak sebagai lokasi untuk peluncuran satelit komunikasi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di pulau tersebut agar Indonesia dapat mengakses antariksa secara mandiri.

Dari sisi regulasi, pembangunan Bandar Antariksa di Biak telah ditopang oleh berbagai peraturan, termasuk Undang-Undang Keantariksaan. Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Anugerah Widiyanto, mencatat bahwa kajian untuk proyek ini telah dilakukan sejak tahun 1990 dan perlu diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan dan teknologi terkini.

Acara peletakan karangan bunga ini juga dihadiri oleh para duta besar dari sejumlah negara, menandai Hari Kosmonautika sebagai penghormatan terhadap pencapaian sejarah dalam penjelajahan ruang angkasa oleh Yuri Gagarin.

Exit mobile version