Site icon herbberger.com

Rupiah Pagi Ini Menguat Mengikuti Pelemahan Dolar AS

rupiah

28 January 2026 – Rupiah menguat hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS), memperlihatkan pergerakan positif pada pasar valuta asing domestik di tengah sentimen global yang berubah. Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu pagi ini kembali bergerak di zona hijau dibandingkan posisi penutupan kemarin di sekitar level Rp16.768 per dolar AS. Indo Premier

Pergerakan rupiah disebut sebagian pelaku pasar dipengaruhi oleh pelemahan indeks dolar AS yang terus terjadi menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (the Fed). Sentimen pasar kini lebih fokus pada kemungkinan kebijakan suku bunga yang tetap atau berpotensi longgar, sehingga meningkatkan minat terhadap aset berdenominasi mata uang selain dolar.

Data dari Bloomberg yang dipantau pada awal perdagangan menunjukkan rupiah menguat sekitar 0,21–0,27 persen, bergerak di kisaran Rp16.722–Rp16.733 per dolar AS pada sesi pasar spot, menguat dibandingkan posisi sebelumnya.

Pelemahan dolar AS yang turut mendorong penguatan rupiah ini terjadi seiring pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter the Fed, yang diperkirakan akan memberikan panduan lebih jelas tentang langkah suku bunga berikutnya. Para investor global tampak mencermati keputusan tersebut sebagai sinyal arah kebijakan moneter global.

Selain faktor eksternal, sentimen domestik juga memegang peranan. Aktivitas perdagangan di Indonesia cenderung lebih stabil akhir-akhir ini seiring dengan data ekonomi yang relatif terjaga dan ekspektasi terhadap koordinasi kebijakan antara otoritas fiskal dan moneter untuk mengelola stabilitas makroekonomi.

Penguatan rupiah hari ini dinilai memberikan ruang bagi stabilitas pasar finansial Indonesia, terutama dalam menghadapi tekanan eksternal yang masih bergejolak. Walau begitu, pelaku pasar terus mencermati perkembangan data ekonomi dan keputusan kebijakan di luar negeri yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar di hari-hari mendatang.

Exit mobile version